Tampilkan postingan dengan label Kenangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kenangan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Mei 2025

Pertemuan Malam Itu

Cerita ini dimulai di malam pesta, ketika tanpa sengaja kami berjumpa. Di tengah keramaian, senyum indahnya merekah, sambil matanya melirik, seolah menyampaikan aliran hangat yang mengalir ke dalam hati.

Dia adalah Mentari, meski bukan nama yang sesungguhnya. "Mentari" adalah panggilan yang kemudian dia berikan padaku di nanti.

Mentari adalah sosok yang ceria, penuh kepolosan. Meskipun tidak begitu dekat, kami saling mengenal dan kadang bertegur sapa. 

Pertemuan pertama kami terjadi sepuluh tahun yang lalu, saat kami masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Namun setelah lulus, kami tak pernah bertemu lagi.

Setelah menamatkan sekolah, aku melanjutkan pendidikan di suatu kota, merantau jauh dari keluarga dan hanya bisa pulang sekali atau dua kali dalam setahun. 

Seperti tradisi yang sudah biasa, akhir semester selalu diwarnai dengan perayaan pesta, yang pada akhirnya, menjadi pertemuan kedua setelah sekian lama tak berjumpa.

Sejak malam pertemuan itu, aku merasa tersenyum setiap waktu. Mengetahui bahwa kami bersekolah di tempat yang sama membuat dunia terasa lebih bercahaya. 

Aku belum benar-benar memahami perasaan yang sedang aku alami, tapi aku yakin itu adalah bagian dari rencana yang telah ditetapkan oleh takdir.

Pertemuan ini, meski tanpa sepatah kata pun yang terucap, menjadi sebuah tarian diam di mana hati-hati kami saling berbicara dalam bahasa yang hanya mereka pahami.

Senin, 26 Desember 2022

Catatan, Pesan, dan Kenangan

Halo semuanya, Pada postingan kali ini, saya ingin sedikit berbagi cerita tentang sebuah anugerah yang Allah berikan. Sebuah takdir yang mempertemukan, serta kebersamaan yang setiap detiknya terasa begitu menakjubkan. Setiap hari yang kami lalui bersama dipenuhi kejutan, seolah menjadi plot twist yang tak pernah saya duga sebelumnya.





Program Pengenalan Studi dan Almamater


1 September 2022, di hari Kamis yang cerah, menjadi sejarah baru dan awal dari sebuah cerita yang sejak lama telah diperjuangkan. Pada hari itu, Program Pengenalan Mahasiswa (PPM) STIES KHAS Al-Jaelani akhirnya dapat dilaksanakan.

Para mahasiswa baru, santri dan santriwati pilihan yang akan memulai babak baru dalam dunia pendidikan. "Kalian adalah perintis, pencetak sejarah dari kampus yang akan jadi kebanggaan kita semua", begitu kata KH. Ni'amillah Aqiel Siroj yang menjadi rektor sekaligus Ketua dari Program Pendidikan Kampus ini. 

Ospek Mahasiswa

2 September 2022, menjadi hari bersejarah dalam rangkaian kegiatan OSPEK mahasiswa baru. Hari itu menjadi momentum terjalinnya perkenalan antar individu dengan latar belakang, karakter, dan impian yang berbeda-beda. Tujuan dari kegiatan ini bukan sekadar orientasi kampus semata, tetapi juga sebagai sarana untuk saling mengenal, membangun relasi, serta menumbuhkan rasa kebersamaan sebagai sesama pejuang ilmu.

Bertemu dengan orang-orang baru, berbagi cerita, dan saling bertukar pengalaman menjadi momen yang membekas di hati. Suasana penuh semangat, canda tawa, dan semangat kolaborasi menjadikan hari itu salah satu bagian terindah dalam perjalanan awal kami sebagai mahasiswa.

Kegiatan Belajar Mengajar

Kegiatan belajar mengajar dikelas yang fleksibel mencari ruang waktu yang tidak saling mengganggu kegiatan dosen ataupun mahasiswa membuat nilai plus dimana dosen menghargai minat dan bakat mahasiswa dan mahasiswa pun memahami keperluan dan kesibukan dosen. 

Bahkan sejak awal perkuliahan, saya telah mempelajari pentingnya prinsip saling menghormati antar pihak, terutama dalam konteks hubungan sosial maupun profesional. Kami diajarkan bahwa dalam setiap interaksi, baik itu dalam diskusi, kerja kelompok, maupun pengambilan keputusan, setiap individu memiliki kepentingan, pandangan, dan latar belakang yang berbeda. 

Oleh karena itu, menjunjung tinggi sikap saling menghargai dan tidak memaksakan kehendak pribadi menjadi nilai dasar yang harus dijaga. Sikap ini tidak hanya menciptakan suasana yang harmonis, tetapi juga membuka ruang untuk dialog yang sehat dan solusi yang adil bagi semua pihak.

Diskusi Ilmiah

Mahasiswa dituntut untuk mampu berbicara di depan publik, mempresentasikan tugas dengan percaya diri, serta aktif dalam diskusi—baik dengan mengajukan pertanyaan, menyanggah pendapat, maupun memberikan pandangan pribadi. Semua itu menciptakan atmosfer diskusi yang dinamis, kompak, dan efektif sebagai bagian dari proses pembelajaran yang bermakna.

Namun pada akhirnya, setiap jalan cerita memiliki nuansa dan makna yang tidak selalu bisa tergambarkan secara sempurna. Ada begitu banyak momen yang terlalu indah untuk dijelaskan hanya dengan deretan abjad dan rangkaian kata-kata.

Akhir kata, semoga kita semua dapat mencapai garis akhir dan diwisuda pada waktunya. Mari terus bergandeng tangan, saling menguatkan, dan berjuang bersama-sama hingga akhir perjalanan ini. Terima kasih.